Courage of Young Soldiers in TMMD 130 Despite Hand Injury in Cendana Project

Luwu Timur – Ketajaman kawat galvanis tak mengurangi semangat lima prajurit muda yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kodim 1403/Palopo. Meskipun mengalami cedera pada jari saat merangkai bronjong, mereka tetap tak gentar melanjutkan tugas demi menjaga akses jalan dan jembatan yang vital bagi masyarakat Desa Cendana, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (28/10/2026).

Sejak pagi pukul 07.00 WITA, Prada Dandi (21), Prada Ilham (20), Prada Fajar (22), Pratu Agus (23), dan Pratu Rian (24) melakukan upaya keras dalam merangkai bronjong kawat galvanis berukuran 2 x 1 x 1 meter. Kelima prajurit yang baru menjalani masa dinas antara satu hingga dua tahun itu mendapatkan tugas untuk menyiapkan sebanyak 40 bronjong yang dirancang untuk menahan erosi air sungai di sekitar area jembatan dan belokan jalan.

Proses pengerjaan diawali dengan membuka lipatan kawat yang masih datar, dilanjutkan dengan membentuknya menjadi kotak. Masing-masing sisi dirangkai dan diikat menggunakan kawat galvanis dengan bantuan alat agar struktur bronjong menjadi kokoh sebelum diisi dengan batu.

Ketelitian dan kehati-hatian sangat dibutuhkan dalam proses ini, sehingga tiga prajurit mengalami cedera pada jari mereka. Setelah mendapatkan perawatan darurat, mereka kembali melanjutkan pekerjaan dengan tetap mematuhi standar keselamatan kerja. Bagi para prajurit muda ini, pekerjaan merangkai bronjong bukan sekadar tugas, melainkan merupakan kontribusi untuk menjaga infrastruktur TMMD dari kemungkinan kerusakan akibat arus sungai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *