Keberhasilan Program TMMD ke-130 di Nabire Berkat Sinergi TNI dan Warga Setempat

Nabire – Kerja sama antara TNI dan warga setempat menjadi faktor utama dalam mempercepat pelaksanaan program TMMD Ke-130. Saat ini, di minggu ketiga program ini, level penyelesaian setiap sasaran fisik yang dikerjakan secara kolaboratif telah mencapai sekitar 75 persen.

Proyek pembangunan yang dilakukan mencakup rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan tempat ibadah, dan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Walaupun cuaca sering kali tidak bersahabat, para anggota Satgas dan masyarakat tetap bekerja keras untuk menyelesaikan semua kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Dansatgas TMMD Ke-130 mengungkapkan bahwa perkembangan dalam proyek ini berjalan sesuai harapan. “Syukur, progres berjalan baik. RTLH, gereja, dan MCK kini sudah terlampaui 75%. Kami optimis semua target akan diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang optimal,” paparnya.

Keterlibatan warga sangat terlihat dalam berbagai aktivitas pembangunan di lokasi proyek. Masyarakat dengan antusias terjun langsung membantu tim Satgas, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan semangat kebersamaan yang kental. Partisipasi komunitas ini bukan hanya mempercepat proses, namun juga mempererat ikatan antara TNI dan rakyat, menciptakan harmoni yang tangguh di tengah masyarakat.

Program TMMD Ke-130 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berfungsi sebagai wahana untuk memperkuat kerjasama antara Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga, menjadikan upaya kolektif untuk kemajuan Papua Tengah sebagai langkah nyata dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *