Pengembangan Fasilitas Air Bersih oleh Satgas TMMD di Pondok Pesantren

Kodam Jaya, Jayanti – Pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) di Pondok Pesantren An-Najiyah diteruskan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 0510/Tigaraksa pada Selasa (27/10/2026). Fasilitas ini terletak di Kampung Keramat, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Sarana air bersih ini merupakan salah satu program fisik dalam kegiatan TMMD yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi komunitas pesantren. Dengan keberadaan fasilitas ini, diharapkan para santri dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik serta menjaga kebersihan lingkungan belajar mereka.

Tim Satgas TMMD terus bekerja keras dalam pembangunan tersebut dengan fokus pada ketelitian dan kualitas hasil kerja. Setiap tahap pembangunan dilakukan berdasarkan perencanaan yang matang agar fasilitas yang dihasilkan nantinya dapat berfungsi optimal dan bermanfaat.

Ketersediaan air bersih sangat vital untuk menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan. Di pesantren, air bersih dibutuhkan dalam berbagai kegiatan sehari-hari, sehingga pembangunan sarana ini memang sangat diperlukan untuk menunjang kenyamanan dan kebersihan ruang belajar para santri.

Melalui proyek ini, diharapkan Pondok Pesantren An-Najiyah bisa memenuhi kebutuhan air bersihnya dengan baik. Selain itu, fasilitas ini juga diinginkan dapat menciptakan suasana pendidikan yang lebih bersih dan nyaman bagi para santri yang menuntut ilmu di sana.

Program TMMD ke-130 oleh Kodim 0510/Tigaraksa mencerminkan kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk institusi pendidikan agama. Pembangunan infrastruktur dasar ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada aspek jalan, tetapi juga berperan dalam peningkatan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

Dengan berlanjutnya pembangunan SAB ini, Satgas TMMD optimis bahwa fasilitas yang dibangun nanti akan memberikan manfaat yang signifikan dan berkelanjutan untuk Pondok Pesantren An-Najiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *