
Tigaraksa, Kodam Jaya – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 dari Kodim 0510/Tigaraksa terus menggenjot pembangunan sarana fisik dalam bentuk Sarana Air Bersih (SAB) di Pondok Pesantren An-Najiyah, yang terletak di Kampung Keramat, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (24/10/2026).
Kali ini, anggota Satgas TMMD melakukan pemasangan keramik sebagai salah satu tahapan dalam penyelesaian fasilitas air bersih. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sarana yang lebih teratur, bersih, dan nyaman bagi para santri serta masyarakat yang membutuhkan akses terhadap air bersih.
Dalam setiap langkah pelaksanaannya, anggota Satgas menunjukkan semangat kerja yang tinggi serta memperhatikan aspek ketelitian. Pemasangan keramik dilakukan dengan fokus pada kerapihan dan kualitas, untuk memastikan fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna.
Pembangunan Sarana Air Bersih di Pondok Pesantren An-Najiyah menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan mendasar masyarakat. Ketersediaan air bersih sangat krusial untuk menunjang berbagai aktivitas harian, mulai dari menjaga kebersihan area hingga memenuhi kebutuhan sanitasi para santri. Diharapkan dengan adanya pembangunan ini, lingkungan pondok pesantren akan semakin nyaman dan mendukung aktivitas pendidikan keagamaan dengan lebih optimal.
Program TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa bertujuan tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk membawa manfaat langsung kepada masyarakat. Selain infrastruktur jalan dan rumah layak huni, penyediaan fasilitas air bersih merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
Kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong serta keterikatan TNI dengan masyarakat. Dengan melaksanakan proyek ini bersama warga, Satgas TMMD berharap untuk memenuhi kebutuhan fasilitas umum yang memiliki dampak positif dalam jangka panjang. Dengan berlanjutnya pemasangan keramik, diharapkan pembangunan Sarana Air Bersih di Pondok Pesantren An-Najiyah dapat segera rampung dan siap digunakan untuk menunjang kebutuhan kebersihan dan kesehatan lingkungan pondok pesantren.
